Jumat, 06 April 2018

Terapkan . . .

Edit Posted by with 1 comment



Yang penting jangan mudah menyerah. Hidup memang susah, tapi lebih susah jika kita hanya mengeluh tanpa upaya. Lihatlah para anak-anak pelosok negri dengan kuat dan gigih melewati berbagai macam jalan yang menghalang, seperti: menerjang sungai, tersinar terik panas mentari, melewati sawah, dan lain sebagainya. Mereka tak pernah mengeluh, di lewatinya dengan penuh sungguh-sungguh dan semangat hanya untuk mendapatkan sebuah ilmu pengetahuan. Bagaimana dengan kamu? Yang tidak perlu lagi harus berjuang melewati berbagai halang rintang, bahkan sudah difasilitasi dengan sebuah kendaraan dan alat komunikasi yang canggih. Ketika berbagai tugas menghampirmu, kenapa hanya mengeluh saja? kemana dan apa kabar semangatmu? tak pernahkah kau berfikir tentang perjuangan anak pelosok negri sana? Mereka dengan semangat mengerjakan tugas sekolah yang hanya diterangi oleh sebuah sinar lilin. kamu, yang sudah difasilitasi dengan lampu yang menyala terang benderang pun masih enggan mengerjakan tugas. Apa tak malu dengan mereka?

Banyuagung, 06 April 2018
Saya ditemani oleh rekan saya bernama Aprilia Kenanga Bundawati, Rahayu, dan Deva Tri Alfiana .
Melakukan sebuah perjalanan menuju Banyuagung untuk menerapkan ilmu yang telah kita dapatkan yaitu di Solo Mengajar. Saat itu, keadaan langit sedang tidak mendukung, hujan deras menemani kita selama perjalanan. Banjir, tersiram oleh air yang menggenang di jalan, basah-basah semua pokoknya hehe. Sesampai disana kita semua disapa oleh adik-adik manis penuh ceria juga pengajar disana yang ramah. "Ya ampun basah semua" itu perkataan mereka yang terlontarkan pertama kali ketika melihat kita datang. Tapi sayangnya, ketika kita sampai sana, jam belajar mengajarnya hampir usai. Tak langsung pulang, kita dan para pengajar disana berkumpul dan berbicara seksama mengenai berbagai macam hal, ditemani sebuah martabak manis dan teh manis, kita yang makan dan minum jadi tambah manis deh hehe (apaansi wkwk). Tidak hanya itu, dilanjutkan dengan sebuah kreatifitas kecil tapi sungguh menakjubkan yaitu mewarnai tembok dinding.


Bukan hanya adik-adik manis yang penuh perjuangan untuk bisa belajar disini bersama. Akan tetapi, para pengajarnya pun saya melihatnya juga penuh dengan perjuangan, rela mengorbankan waktunya, walau banyak tugas kuliah yang menyapa, mereka tetap senantiasa dengan senang hati meluangkan waktu untuk adik-adik manis mereka.

1 komentar: